Pantau Harga Jelang Ramadan, Wawali Makassar Pastikan Stok Aman dan Pasar Murah

2 weeks ago 32

MAKASSAR, BKM.COM — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham turun langsung memantau harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan di sejumlah pasar di Kota Makassar, Jumat (13/2). Dua lokasi yang dikunjungi yakni Pasar Terong dan Gelael Supermarket.

Dalam kunjungan tersebut, Wawali didampingi Kepala Dinas Perdagangan Evy Aprialty, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Nirman Mungkasa, perwakilan Bulog, serta Balai Karantina Kota Makassar, serta Dirut PD Pasar Ali Gauli Arief.

Aliyah berdialog langsung dengan pedagang dan pembeli untuk memastikan kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok.

Aliyah menyebut secara umum harga kebutuhan pokok masih dalam kondisi normatif, meski para pedagang mengakui adanya kenaikan menjelang Ramadan dan Lebaran.

“Saya kira masih normatif saja. Tapi pedagang mengakui setiap menjelang Lebaran kebutuhan meningkat hingga tiga kali lipat. Jadi kuantitas dan kualitas barang juga harus lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, dari hasil pemantauan di dua lokasi berbeda, perbandingan harga antara pasar tradisional dan pasar modern tidak terpaut jauh. 

Namun, terdapat beberapa komoditas dengan selisih cukup signifikan, seperti cabai kecil atau cabai rawit yang harganya lebih kompetitif di pasar tradisional.

Meski terjadi kenaikan harga, Aliyah memastikan ketersediaan bahan pokok di Makassar dalam kondisi aman dan terkendali. Stok beras bahkan disebut sudah disiapkan melebihi kebutuhan.

“Alhamdulillah stok aman. Ini komitmen dari Ketahanan Pangan dan Kementerian Pertanian, termasuk dukungan dari Bulog,” tegasnya.

Dia memastikan Pemkot Makassar akan intens melakukan operasi pasar, pasar murah, hingga Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu menjaga kestabilan harga. 

Wawali juga mengingatkan masyarakat untuk tidak berbelanja secara berlebihan atau melakukan panic buying saat Ramadan.

“Yang penting kita membudayakan tidak boros pangan. Jangan sampai ‘lapar mata’ saat puasa, semua ingin dibeli, padahal yang dimakan hanya sedikit. Itu yang membuat lonjakan sulit dikendalikan,” tutupnya.

Dengan pemantauan rutin dan intervensi melalui pasar murah, Pemkot Makassar optimistis stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri tetap terjaga.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Nirman Mungkasa, menambahkan dalam sepekan terakhir terjadi kenaikan rata-rata sekitar Rp5.000 per komoditas.

Kenaikan paling ekstrem terjadi pada cabai rawit yang melonjak dari Rp30.000 menjadi Rp55.000 per kilogram.

“Lonjakan ini memang pola tahunan menjelang Ramadan. Permintaan meningkat tajam, sementara suplai tidak selalu bisa mengikuti,” jelas Nirman.

Ia mencontohkan, kebutuhan ayam yang biasanya 50–60 ekor per pedagang bisa melonjak hingga 300 ekor menjelang Ramadan. Selain faktor permintaan, cuaca juga memengaruhi produksi cabai dan hasil tangkapan ikan.

“Kalau cabai dan ikan, musim hujan memang memengaruhi produksi. Untuk ikan, biasanya normal kembali sekitar April saat angin sudah mereda,” tambahnya.

Kepala Dinas Perdagangan Evy Aprialty memastikan program pasar murah tetap digelar selama Ramadan. Tahun ini, pasar murah menjelang Idulfitri akan dilaksanakan di 15 kecamatan.

“Total stok lebih dari 1.000 paket untuk 15 kecamatan. Per titik bervariasi, ada yang 100, 200, hingga 300 paket sesuai usulan kecamatan,” jelas Evy.

Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, dan susu. Harga paket ditargetkan tetap sekitar Rp65.000, lebih rendah dibanding harga pasar.

“Beras kita ambil dari Bulog dan sejauh ini tidak ada kenaikan harga. Kami harap tetap di kisaran itu,” ujarnya.

Evy menegaskan, program pasar murah sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah, terutama saat terjadi kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan.

“Walaupun kenaikannya hanya Rp2.000, bagi masyarakat menengah ke bawah itu sangat terasa. Karena itu, pasar murah sangat berpengaruh untuk menjaga daya beli,” katanya.

Pasar murah direncanakan digelar satu hingga dua minggu sebelum Lebaran, setelah proses pendataan dan kerja sama dengan distributor selesai. (rhm)

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |