Dihantui Tren Buruk di Kandang Jelang Laga Kontra Persis, PSM Malah Ditinggal Pelatih Kepalanya

14 hours ago 4

Bola.com, Parepare - PSM Makassar harus berjuang tanpa pelatih kepalanya, Tomas Trucha, saat menghadapi pertandingan kandang krusial melawan Persis Solo pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.

Menjelang laga yang bakal berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (4/4/2026) pukul 15.30 WIB itu, Tomas Trucha sudah cukup lama absen mendampingi latihan PSM Makassar.

Sebagai gantinya, pada duel kontra Persis Solo, PSM akan dikomandoi Ahmad Amiruddin yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih. Amir mengatakan, sampai saat ini tim pelatih terus berkomunikasi dengan Tomas.

Menurut dia, Tomas Trucha masih tetap berstatus sebagai juru taktik Tim Juku Eja. Dia menjelaskan, Tomas harus meninggalkan anak asuhnya sementara waktu untuk menyelesaikan urusan pribadi.

"Untuk masalah pelatih, kami masih menjalin komunikasi dengan coach Tomas. Karena, sampai saat ini, coach Tomas masih berstatus sebagai head coach PSM. Namun, untuk laga kali ini, kemungkinan beliau tidak sempat mendampingi tim karena ada urusan pribadi yang harus diselesaikan," kata Amir dalam konferensi pers, Jumat (3/4/2026).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Hadapi Laga Penting

Bagi Amir, duel melawan Persis jelas menjadi tantangan besar bagi Tim Juku Eja. Laskar Sambernyawa datang dengan kepercayaan diri tinggi. Selain karena belum kalah dalam enam laga terakhir, Persis juga terakhir kali menggilas Bali United dengan skor 3-0.

"Pertandingan ini pastinya bakal menjadi laga yang penting sekaligus sulit bagi kami semua. Karena kita semua tahu Persis Solo datang ke sini dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi," ujar Amir.

"Pada laga terakhir, mereka bisa menang melawan Bali United. Namun, kami sudah menyampaikan kepada pemain untuk tetap bermain enjoy, tetapi juga penuh dengan tanggung jawab," ia menambahkan.

Tren Buruk di Kandang

Selain ketidakhadiran pelatih kepala, PSM ternyata juga dihantui catatan negatif di kandangnya sendiri. Mereka sudah tidak pernah menang dalam lima laga kandang.

Terakhir kali Tim Juku Eja meraup tiga poin di Stadion Gelora BJ Habibie ialah pada pekan ke-13, saat menggilas PSBS Biak lima gol tanpa balas.

"Kita semua sama-sama tahu PSM sudah lama sekali belum mendapatkan kemenangan di Stadion Gelora BJ Habibie. Terakhir kali kami menang di sini ialah pada November tahun lalu melawan PSBS Biak," ujar dia.

"Oleh karena itu, kami mewakili PSM sangat berharap para suporter bisa datang ke stadion untuk dukung dan bantu kami. Semoga Allah memudahkan kami untuk meraih kemenangan pada laga besok," imbuhnya.

Pemain Siap Tempur

Sementara itu, gelandang asing PSM, Savio Roberto, menegaskan kesiapannya untuk membantu Juku Eja mengatasi Laskar Sambernyawa. Dia meminta rekan-rekannya menjaga keyakinan agar dapat meraih hasil terbaik.

"Kami sudah melewati masa persiapan yang baik menuju laga ini. Kami memberikan kerja keras dan latihan keras. Kami sudah mempersiapkan diri untuk laga ini. Penting bagi kami untuk menjaga kepercayaan diri kami," katanya.

"Kami juga harus memberikan kepercayaan kepada ide-ide yang pelatih minta dari kami. Sejauh ini, persiapan kami sudah berjalan baik dan kami siap tempur menghadapi Persis," lanjut pemain berusia 29 tahun itu.

Simak Persaingan Musim Ini:

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |