BRI Super League: Meski di Zona Degradasi, Teja Paku Alam Minta Persib Waspadai Semen Padang

11 hours ago 5

Bola.com, Bandung - Kiper andalan Persib Bandung, Teja Paku Alam, tetap memandang Semen Padang sebagai lawan yang berbahaya, meski saat ini mereka berada di zona degradasi. Menurut Teja, kekuatan tim-tim di BRI Super League 2025/2026 relatif merata sehingga tidak ada lawan yang bisa dianggap remeh.

Itulah mengapa, Teja berharap seluruh rekan setimnya di Persib yang diturunkan pelatih Bojan Hodak pada laga pekan ke-26 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (5-4-2026), tetap waspada dan fokus sepanjang pertandingan.

Apalagi, Semen Padang menunjukkan tren kebangkitan sejak ditangani pelatih baru, Imran Nahumarury.

Teja menilai inkonsistensi yang sempat dialami Semen Padang lebih disebabkan oleh proses adaptasi setelah banyaknya perubahan dalam tim.

"Sebenarnya, semua tim sama saja, hampir semua tim di BRI Super League merata. Mungkin mereka hanya butuh adaptasi karena banyak pergantian, itu yang membuat mereka sempat inkonsisten," ujar Teja sebelum bertolak ke Padang.

Irak lolos ke Piala Dunia 2026 usai menang 2-1 atas Bolivia pada playoff, Selasa. Gol Ali Almahadi dan Aymen Hussein memastikan tiket setelah penantian sejak 1986, dan Irak akan tergabung di Grup I.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Fokus dari Laga ke Laga

Saat ditanya mengenai sulitnya bermain di kandang Semen Padang, Teja memilih untuk tidak terlalu memikirkannya.

Ia menegaskan bahwa fokus utama tim adalah meraih tiga poin.

"Kalau bisa dapat clean sheet lagi, tentu Alhamdulillah, itu bonus buat saya. Tapi, yang terpenting kami bisa menjaga peringkat dan tetap berada di posisi pertama," tegas Teja.

Dengan kompetisi yang tinggal menyisakan sembilan pertandingan, Teja menekankan pentingnya fokus dari laga ke laga.

"Kami jalani satu per satu dulu. Sekarang fokus melawan Semen Padang, setelah itu baru melihat ke depan," tambah kiper bernomor punggung 14 tersebut.

Catatan Clean Sheet

Terkait catatan clean sheet yang cukup banyak musim ini, Teja bersyukur. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim serta komunikasi yang baik di lapangan.

"Alhamdulillah, itu semua karena kekompakan tim di setiap pertandingan. Komunikasi kami juga berjalan dengan baik," ujarnya.

Ia pun menilai tidak ada perubahan signifikan di lini belakang Persib musim ini, selain meningkatnya komunikasi antarpemain yang membuat mereka makin solid dan saling memahami.

"Musim ini kami lebih banyak berkomunikasi di lapangan. Sebenarnya tidak jauh berbeda, tapi sekarang komunikasinya lebih baik," ungkap kiper kelahiran 14 September, 31 tahun silam, tersebut.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |