Perkuat Literasi Keuangan Digital 10.000 Mahasiswa Baru, OVO dan Bank Indonesia Hadirkan Fintech Academy di PRABU UNPAD

3 hours ago 3

loading...

Masirom, Direktur Operasional IDX Channel & Pemred Okezone; Junanto Herdiawan, Kepala Kanwil BI Jabar; Rista Zwestika, Financial Planner; dan Karaniya Dharmasaputra, Presdir OVO di acara OVO x MoneyFestasi

JAKARTA - Melanjutkan komitmen dalam memperkuat literasi keuangan generasi muda, OVO bersama Bank Indonesia melalui Fintech Academy berkolaborasi dengan MoneyFestasi menghadirkan roadshow Fintech Academy x MoneyFestasi dalam rangkaian Penerimaan Raya Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran (PRABU UNPAD 2026). Mengusung tema “Literasi Digital untuk Generasi Muda, Bijak di Media Sosial dan Bertransaksi di Era Digital”, edukasi literasi keuangan ini diberikan kepada 10.000 peserta di tengah momentum orientasi mahasiswa baru untuk membekali mereka dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan keamanan bertransaksi digital sejak awal masa perkuliahan.

Program Fintech Academy bertujuan memperluas akses edukasi keuangan digital dengan pendekatan yang lebih relevan bagi generasi muda. Melalui program yang menjangkau berbagai kampus di Indonesia ini, OVO berharap edukasi keuangan digital dapat hadir lebih merata di berbagai daerah. Guna mengupas tuntas materi tersebut, talk show interaktif ini menghadirkan Junanto Herdiawan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat; Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur OVO; dan Rista Zwestika, Financial Planner sebagai pembicara.

Edukasi ini menjadi relevan di tengah kesenjangan sebesar 14,05 poin persentase antara tingkat inklusi dan literasi keuangan, berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Hal ini menunjukkan bahwa tingginya pemanfaatan layanan keuangan belum sepenuhnya diikuti oleh kemampuan untuk memahami manfaat, risiko, dan cara penggunaannya secara tepat.

Ketimpangan tersebut menjadi semakin penting untuk diatasi di tengah maraknya kejahatan digital. Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat lebih dari 572.000 laporan rekening penipuan melalui layanan CekRekening.id sepanjang 2017 hingga 2024, serta memblokir lebih dari 13.000 nomor telepon yang terindikasi penipuan hingga Mei 2026. Kondisi ini mempertegas pentingnya membekali mahasiswa baru, yang mulai memasuki fase hidup lebih mandiri, dengan kemampuan mengelola keuangan sekaligus melindungi diri saat beraktivitas di ruang digital.

Perkuat Literasi Keuangan Digital 10.000 Mahasiswa Baru, OVO dan Bank Indonesia Hadirkan Fintech Academy di PRABU UNPAD

Caption: Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur OVO, saat menyampaikan pentingnya membekali generasi muda dengan literasi keuangan dan keamanan digital sejak awal masa perkuliahan dalam acara Fintech Academy bertemakan "Literasi Digital untuk Generasi Muda, Bijak di Media Sosial dan Bertransaksi di Era Digital" yang berlangsung di Lapangan Jati Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Selasa (11/8).

Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur OVO, mengatakan masa awal perkuliahan merupakan momentum penting untuk membangun kebiasaan finansial dan digital yang sehat, “Mahasiswa baru sedang memasuki fase yang menuntut kemandirian dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan layanan digital. Melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia, MoneyFestasi dan UNPAD, kami berharap inisiatif Fintech Academy by OVO ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengenali risiko, bertransaksi secara aman, serta membangun kebiasaan finansial yang bertanggung jawab sejak awal perkuliahan hingga memasuki dunia kerja nantinya.”

Junanto Herdiawan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun ekosistem digital yang sehat, aman, dan produktif. “Di era digital, apa yang kita lakukan di ruang digital, baik melalui media sosial maupun transaksi digital, perlu dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Saring sebelum sharing, jaga data pribadi, dan pastikan setiap transaksi dilakukan dengan aman. Kalau ragu, stop dulu, jangan panik, lakukan verifikasi melalui kanal resmi. Di Generasi muda harus menjadi agen literasi yang cerdas agar manfaat ekosistem digital dapat dirasakan secara optimal dan aman,” ujar Junanto.

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |