Panitia DOB Luwu Raya-Toraja RDP DPRD

6 days ago 23

BeritaKotaMakassar > Sulselbar

Rabu 25 Februari 2026 07:00 am oleh

RDP -- Pimpinan DPRD Tana Toraja menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan panitia Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya-Toraja di ruang rapat pimpinanDPRD, Senin (23/2).

RDP -- Pimpinan DPRD Tana Toraja menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan panitia Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya-Toraja di ruang rapat pimpinanDPRD, Senin (23/2).

MAKALE, BKM — Pimpinan DPRD Tana Toraja menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan panitia Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya-Toraja di ruang rapat pimpinanDPRD, Senin (23/2).
Ketua DPRD Tana Toraja, Kendek Rante memimpin RDP didampingi Wakil Ketua Leonardus Tallupadang, dan Evivana Rombe Datu, dihadiri para ketua fraksi dan anggota dewan lainnya.

Hadir dari pihak panitia DOB Provinsi Luwu Raya-Toraja Ketua Dewan Pengarah Viktor Datuan Batara, Dewan Pakar Prof Daud Malamassam, Sekretaris Umum Yohanis Lintin Paembongan, dan panitia lainnya.
Pada kesempatan itu Ketua DPRD Kendek Rante mempertanyakan apakah benarkah para tokoh masyarakat Luwu siap menerima Tana Toraja dan Toraja Utara bergabung dalam rencana DOB. Pasalnya menurut Kendek hingga sejauh ini masih terjadi pro kontra dimasyarakat Toraja maupun Luwu bahwa Toraja siap bergabung ke DOB baru.

Menurut Viktor, tanpa bergabungnya Tana Toraja dan Toraja Utara, maka proses terbentuknya DOB Provinsi Luwu Raya-Toraja bakal berjalan lama. Sebab baru empat kabupaten di Luwu Raya, selain Luwu, Kota Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur sehingga masih butuh tambahan kabupaten lainnya.

”Setelah panitia dari Tana Toraja dan Toraja Utara bekerja untuk percepatan pembentukan DOB sehingga lebih cepat diproses oleh Mendagri. RDP hari ini diharapkan bisa mendapat dukungan politik dari unsur DPRD. Jika DOB ini terbentuk maka akan mempercepat pelayanan dan pembangunan,” terang Viktor.
Sekretaris panitia, Yohanis Lintin Paembongan menambahkan adanya pro kontra DOB Luwu Raya-Toraja hanya soal nama. ”Masih dikaji nama provinsinya,” tandas Yohanis.
Melalui RDP ini jelas Yohanis, panitia yang bekerja bisa mendapatkan dukungan secara politik dari para legislator. Panitia terus bekerja keras sesuai aturan dengan harapan, tujuan terbentuknya DOB bisa berhasil,” singkat Yohanis. (gus/E)






Rekomendasi Untukmu


Epaper Berita Kota Makassar

Read Entire Article
Info Buruh | Perkotaan | | |